Kesalahan paling sering saat memesan terpal custom ukuran adalah memakai panjang dan lebar dasar objek sebagai ukuran terpal. Hasilnya terpal pas di atas, tetapi tidak cukup untuk menuruni sisi, apalagi diikat atau diberi pemberat. Panduan ini memberi rumus sederhana untuk tiga kebutuhan yang paling sering kami terima di pabrik, yaitu cover stockpile, terpal bak truk, dan liner kolam, lengkap dengan contoh angka, cara memperkirakan berat, dan perbedaan ukuran jadi dengan ukuran potong.

Prinsip Dasar Menghitung Terpal Custom Ukuran

Apa pun objeknya, ukuran terpal selalu tersusun dari tiga komponen:

  1. Dimensi permukaan yang ditutup, diukur mengikuti kontur objek (melewati puncak atau menuruni dinding), bukan proyeksi datarnya.
  2. Tinggi atau kedalaman yang harus ikut tertutup di setiap sisi.
  3. Kelebihan (allowance) untuk pengikatan, pemberat, overlap, atau lipatan di bibir kolam.

Semua angka di bawah memakai satuan meter. Ukur dengan meteran pita atau tali yang direntangkan mengikuti bentuk objek, lalu bulatkan hasil akhir ke atas, ke 0,5 m atau 1 m terdekat. Membulatkan ke bawah hampir selalu berakhir dengan terpal yang kurang di satu sisi.

Aturan praktis Ukur dua kali di titik berbeda. Tumpukan material dan bak truk jarang benar-benar simetris, jadi pakai angka terbesar sebagai dasar hitungan.

Rumus Terpal untuk Cover Stockpile

Untuk pesanan terpal custom ukuran stockpile, perlu diingat bahwa tumpukan batubara, nikel, pasir, atau pupuk umumnya berbentuk memanjang dengan penampang menyerupai segitiga. Terpal harus menutup dua sisi miring dan masih menyisakan bagian di tanah (apron) untuk diberi karung pasir atau diikat ke patok.

Langkah 1: Hitung sisi miring

Sisi miring = √((lebar dasar ÷ 2)² + tinggi²)

Jika tumpukan bisa didaki dengan aman, mengukur langsung dengan tali dari kaki ke puncak sering lebih akurat daripada rumus, karena permukaan material tidak pernah rata sempurna.

Langkah 2: Lebar dan panjang terpal

  • Lebar terpal = 2 × sisi miring + 2 × allowance
  • Panjang terpal = panjang dasar + 2 × (sisi miring − lebar dasar ÷ 2) + 2 × allowance (untuk tumpukan yang ujungnya juga miring)

Allowance umumnya 1–2 m per sisi, tergantung metode pemberat dan kondisi angin di lokasi.

Contoh hitungan

Tumpukan dengan panjang dasar 30 m, lebar dasar 20 m, tinggi 6 m, allowance 1,5 m per sisi:

  • Sisi miring = √(10² + 6²) = √136 ≈ 11,66 m
  • Lebar = 2 × 11,66 + 2 × 1,5 = 26,32 m → dibulatkan 27 m
  • Panjang = 30 + 2 × (11,66 − 10) + 2 × 1,5 = 30 + 3,32 + 3 = 36,32 m → dibulatkan 37 m
  • Luas terpal = 37 × 27 = 999 m²

Perhatikan bahwa luas dasar tumpukan hanya 600 m². Memesan 30 × 20 m jelas tidak akan cukup. Untuk pemilihan material dan detail lapangan, lihat panduan terpal heavy duty untuk cover stockpile dan cara memasang terpal di tambang.

Tiga pekerja merapikan terpal biru di puncak stockpile tanah merah dengan mata ayam terlihat di tepi
Bagian tepi terpal stockpile perlu cukup panjang agar mata ayam bisa diikat atau diberi pemberat di tanah.

Rumus Terpal untuk Bak Truk

Untuk bak truk, terpal harus menutup bagian atas muatan, turun di keempat sisi bak, lalu masih menyisakan bagian untuk diikat ke kait.

  • Panjang terpal = panjang bak + 2 × tinggi sisi + 2 × overlap
  • Lebar terpal = lebar bak + 2 × tinggi sisi + 2 × overlap

"Tinggi sisi" adalah jarak dari permukaan atas muatan sampai titik kait. Overlap ikat biasanya 0,2–0,5 m per sisi.

Contoh: bak 6,0 × 2,4 m, tinggi sisi 1,0 m, overlap 0,3 m.

  • Panjang = 6,0 + 2 × 1,0 + 2 × 0,3 = 8,6 m
  • Lebar = 2,4 + 2 × 1,0 + 2 × 0,3 = 5,0 m
  • Luas = 8,6 × 5,0 = 43 m²

Jika muatan menggunung melebihi bibir bak, jangan pakai lebar bak. Rentangkan tali dari kait sisi kiri, melewati puncak muatan, sampai kait sisi kanan, lalu tambahkan overlap. Angka itulah lebar terpal yang sebenarnya.

Kargo panjang di trailer multi-axle tertutup terpal biru di pelabuhan dengan kapal di belakang
Untuk muatan tinggi atau tidak beraturan, ukur lebar terpal dengan tali yang melewati bagian atas muatan.

Rumus Terpal untuk Kolam dan Liner

Liner kolam kotak harus menutup dasar, keempat dinding, dan masih terlipat di bibir kolam untuk dikunci (misalnya ditanam di parit angkur atau dijepit rangka).

  • Panjang terpal = panjang kolam + 2 × kedalaman + 2 × lipatan tepi
  • Lebar terpal = lebar kolam + 2 × kedalaman + 2 × lipatan tepi

Contoh: kolam 10 × 5 m, kedalaman 1,2 m, lipatan tepi 0,5 m per sisi.

  • Panjang = 10 + 2 × 1,2 + 2 × 0,5 = 13,4 m
  • Lebar = 5 + 2 × 1,2 + 2 × 0,5 = 8,4 m
  • Luas = 13,4 × 8,4 = 112,56 m²

Jika dinding kolam miring (tanah galian), ganti "kedalaman" dengan panjang sisi miring dinding yang diukur dari dasar ke bibir. Angkanya selalu lebih besar daripada kedalaman vertikal.

Estimasi Berat dan Beda Ukuran Jadi vs Ukuran Potong

Menghitung berat dari gsm

Gsm adalah gram per meter persegi, sehingga: berat (kg) = luas (m²) × gsm ÷ 1.000. Setiap terpal custom ukuran sebaiknya dihitung beratnya, karena angka ini penting untuk menentukan jumlah orang saat pemasangan, alat angkat, dan biaya kirim.

KasusLuasContoh bahanEstimasi berat
Stockpile 37 × 27 m999 m²S-TPO 190 gsm≈ 190 kg
Bak truk 8,6 × 5,0 m43 m²PVC 420–550 gsm≈ 18–24 kg
Kolam 13,4 × 8,4 m112,56 m²Bahan 240 gsm≈ 27 kg
Cover tambang 40 × 40 m1.600 m²S-TPO 190 gsm≈ 304 kg

Hasil ini adalah berat bahan saja. Mata ayam, tali tepi, dan penguat sudut menambah sedikit berat. Di KORINDO TERPAL, batas praktis satu lembar sekitar 1,3 ton. Dengan bahan 300 gsm, itu setara kira-kira 4.300 m² per lembar (1.300 ÷ 0,3 ≈ 4.333 m²). Jika kebutuhan Anda melebihi angka tersebut, terpal dibagi menjadi beberapa lembar yang dipasang saling overlap. Gramasi tiap seri bisa dilihat di tabel Heavy Duty Series, dan cara membacanya dijelaskan di panduan membaca spesifikasi terpal heavy duty.

Ukuran jadi vs ukuran potong

Ukuran potong adalah ukuran bahan sebelum tepinya dilipat. Ukuran jadi adalah ukuran akhir setelah finishing. Jika lipatan tepi 5 cm per sisi, terpal dengan ukuran jadi 8 × 10 m membutuhkan ukuran potong 8,1 × 10,1 m. Sebaliknya, terpal pasaran yang dijual dengan "ukuran potong" 8 × 10 m bisa berukuran jadi sedikit lebih kecil. Saat memesan, selalu tulis bahwa angka Anda adalah ukuran jadi, karena angka hasil rumus di atas memang ukuran jadi.

Bonus: jumlah mata ayam

Jumlah mata ayam ≈ keliling ÷ jarak antar mata ayam. Untuk terpal 37 × 27 m dengan jarak 1 m: keliling = 2 × (37 + 27) = 128 m, jadi sekitar 128 mata ayam.

  • Ukuran diukur mengikuti kontur, bukan proyeksi datar
  • Allowance, overlap, atau lipatan tepi sudah ditambahkan di setiap sisi
  • Hasil dibulatkan ke atas
  • Berat per lembar sudah diperkirakan dari gsm
  • Angka pesanan ditandai sebagai ukuran jadi

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa allowance yang ideal untuk terpal stockpile?

Umumnya 1–2 m per sisi. Pilih angka lebih besar bila lokasi berangin, bila Anda memakai karung pasir sebagai pemberat, atau bila permukaan tanah di kaki tumpukan tidak rata. Allowance yang terlalu pendek membuat tepi terpal mudah terangkat angin dan air hujan masuk dari bawah.

Apakah ukuran terpal custom ukuran harus dibulatkan?

Ya, bulatkan ke atas ke 0,5 m atau 1 m terdekat. Bentuk objek di lapangan jarang presisi, dan kelebihan sedikit jauh lebih mudah diatasi dengan dilipat daripada kekurangan yang membuat satu sisi terbuka. Pembulatan juga memudahkan pabrik mengatur panel bahan.

Bagaimana jika objek saya terlalu besar untuk satu lembar?

Bagi menjadi beberapa lembar yang dipasang saling overlap, misalnya 1–2 m antar lembar. Pertimbangkan berat tiap lembar dari luas × gsm agar tetap bisa diangkat dan dibentangkan tim lapangan. Batas praktis di pabrik kami sekitar 1,3 ton per lembar.

Apa bedanya mengukur kolam dinding tegak dan dinding miring?

Untuk dinding tegak, cukup pakai kedalaman vertikal. Untuk dinding miring seperti kolam galian tanah, ukur panjang sisi miring dari dasar ke bibir, karena angkanya lebih besar daripada kedalaman. Memakai kedalaman vertikal pada kolam miring akan membuat liner kurang di bagian tepi.

Apakah berat hasil rumus sudah termasuk aksesori?

Belum. Rumus luas × gsm hanya menghitung berat bahan. Mata ayam, tali tepi, webbing, dan penguat sudut menambah sedikit berat. Untuk perencanaan angkat dan pengiriman, beri cadangan kecil di atas angka hasil hitungan tersebut.

Kesimpulan

Menghitung terpal custom ukuran pada dasarnya menjumlahkan tiga hal: permukaan yang mengikuti kontur, tinggi atau kedalaman di setiap sisi, dan kelebihan untuk pengikatan. Untuk stockpile, pakai sisi miring ditambah apron. Untuk truk, pakai panjang dan lebar bak ditambah dua kali tinggi sisi dan overlap. Untuk kolam, pakai dimensi kolam ditambah dua kali kedalaman dan lipatan tepi. Lengkapi dengan estimasi berat dari gsm dan pastikan angka Anda adalah ukuran jadi. Setelah angka siap, lanjutkan ke proses pemesanan terpal custom, atau kirim sketsa ukuran Anda melalui kontak kami untuk dicek bersama tim kami.

Konsultasikan Kebutuhan Terpal Anda

Dapatkan rekomendasi spesifikasi dan penawaran langsung dari pabrik KORINDO TERPAL — termasuk ukuran custom sesuai proyek Anda.

Chat WhatsApp Form Kontak